Peluncuran Profesor Azyumardi Azra Scholarship

Nama besar Prof. Dr. Azyumardi Azra, CBE sebagai salah seorang intelektual Muslim dan tokoh pembaharu Islam di Indonesia sudah diakui secara nasional dan Internasional. Bertepatan dengan ulang tahunnya ke 65 tahun pada Rabu, 4 Maret 2020, beliau meluncurkan delapan buku bertemakan Politik Global dengan Islam Wasathiyah, Mencegah Terorisme dan Ektrimisme di Perpustakaan Nasional Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan tersebut, Azyumardi Azra secara resmi juga meluncurkan ‘Professor Azyumardi Azra Scholarships’ (PAAS) melalui Social Trust Fund (STF) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. “Semangat dari PAAS ini adalah melahirkan kader intelektual dan sejarawan yang nantinya bisa seperti Prof. Azyumardi,” terang Direktur STF UIN Jakarta, Prof. Dr. Amelia Fauzia. Inisiasi PAAS ini sendiri muncul dari STF UIN Jakarta yang merupakan sebuah lembaga sosial kemanusiaan UIN Jakarta. Amelia melanjutkan bahwa inisiasi ini sejalan dengan distingsi STF yang bergelut dalam bidang pendidikan, riset, advokasi dan endowment. “Kami mengabadikan nama Azyumardi Azra sebagai sebuah program beasiswa sehingga dapat menghadirkan para ilmuan dengan latar belakang ilmu sejarah dengan nilai-nilai universalisme Islam di tengah-tengah kemanusiaan kita”.

Penerima manfaat PAAS terbuka utamanya bagi mahasiswa Prodi Magister Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) Fakultas Adab dan Humaniora UIN Jakarta, mahasiswa Magister di lingkungan UIN Jakarta, mahasiswa magister Sekolah Paskasarjana UIN Jakarta, dan mahasiswa magister dari Prodi Sejarah di lingkungan PTKIN dan PT umum. Penerimaan beasiswa dilakukan setiap semester, dan beasiswa diberikan berupa uang kuliah (satu semester) atau dana penelitian tesis.

Pada semester ini, informasi beasiswa diumumkan di website STF UIN Jakarta dan ditutup pada 29 Februari 2020. Berikut ini nama penerima PAAS untuk periode Maret 2020 beserta topik penelitian yang dilakukan: Akhmad Yusuf, Praktik Filantropi Komunitas Arab di Batavia tahun 1900-1945, Sholahuddin Al Ayyubi: Perang Dagang Orang Arab dan Orang Tionghoa di Batavia Abad Ke-19, dan Endi Aulia Garadian: Negara, Feodalisme, dan Masyarakat Sipil: Kas Masjid dalam pusaran Otoritas, 1882-1942.

Selain Prof Azyumardi secara pribadi dan STF UIN Jakarta, dua Lembaga filantropi Islam turut berkontribusi bagi program beasiswa ini, yaitu Lazis Muhammadiyah dan Dompet Dhuafa. Dalam kesempatan launching ini, komitmen dukungan ditandatangani oleh Direktur STF UIN Jakarta (Prof Amelia Fauzia), Direktur Operasional Lazismu (Edi Suryanto) dan Presiden Dompet Dhuafa (drg. Imam Rulyawan, MARS). Penandatanganin disaksikan langsung oleh Prof Azyumardi Azra.

Dalam rangka memperbesar jangkauan beasiswa ini, STF UIN Jakarta membuka kesempatan terbuka bagi para professor dan akademisi yang menjadi kolega maupun murid-murid Prof. Azyumardi Azra yang memiliki kepedulian untuk penguatan kajian sejarah Islam untuk berkontribusi membesarkan program beasiswa ini.

STF juga mengundang lembaga serta siapapun yang peduli pendidikan dan penguatan sejarah Islam wasatiyah untuk mendukung program beasiswa ini.